Remahan.com

Tak Munculkan Informasi Detail Jumlah Pelamar, Ini Alasan BKN

REMAHAN.com - Tahun ini, portal SSCN yang dipakai untuk pendaftaran seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 tidak memunculkan jumlah pelamar masing-masing formasi.

Hal ini, tentunya membuat para pelamar CPNS tahun ini kesulitan memperoleh informasi mengenai jumlah kompetitor yang dihadapi ketika memilih satu formasi di instansi tertentu.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara ( BKN) Mohammad Ridwan menyampaikan, pertimbangan penutupan informasi mengenai jumlah kompetitor di satu formasi dalam instansi yang sama karena adanya data dan fakta di tahun lalu yang tidak valid.

Selain itu, banyak yang melakukan usaha seolah memperbanyak jumlah pelamar di suatu formasi.

"Kita nggak tahu mereka dapat NIK dari mana, bisa login, bisa buat akun, kemudian bisa daftar dan submit dengan dokumen yang aneh-aneh. Sehingga, di beberapa tempat merata jumlah pelamar yang sesungguhnya itu tidak valid," kata Ridwan dalam siaran resmi, Senin (2/12/2019).

Baca: LAM Riau Anugerahkan Gelar Adat Istimewa pada Arifin Achmad

Alasan lain, Panselnas berpikir saat seseorang telah menjatuhkan pilihan di instansi tertentu, orang tersebut tidak akan goyah mau berapapun yang mendaftar di instansi itu.

"Karena battle yang sesungguhnya setelah dia lulus administrasi adalah dirinya sendiri," ujar Ridwan.

Ridwan menegaskan, pelamar yang dinyatakan lolos pada penerimaan pendaftaran CPNS 2018 dan 2019, diwajibkan untuk tidak pindah selama 10 tahun.

Kendati begitu, BKN akan mengusahakan agar setelah masa pendaftaran telah selesai, kolom paling kanan dalam portal SSCN akan menyediakan informasi jumlah pelamar masing-masing formasi di lingkungan tersebut. Rm

111 0

Artikel Terkait

Pelalawan Raih WTP dari BPK RI untuk Kedelapan Kalinya
Pelalawan Raih WTP dari BPK RI untuk Kedelapan Kalinya

Nusantara

Pelalawan Raih WTP dari BPK RI untuk Kedelapan Kalinya

MPU Aceh Izinkan Warga Tarawih di Masjid
MPU Aceh Izinkan Warga Tarawih di Masjid

Nusantara

MPU Aceh Izinkan Warga Tarawih di Masjid

Langgar Perintah Presiden soal Lockdown, Wali Kota Sorong Siap Dipenjara
Langgar Perintah Presiden soal Lockdown, Wali Kota Sorong Siap Dipenjara

Nusantara

Langgar Perintah Presiden soal Lockdown, Wali Kota Sorong Siap Dipenjara

Artikel Lainnya

YLKI Nilai Kebijakan Listrik Gratis Salah Sasaran
YLKI Nilai Kebijakan Listrik Gratis Salah Sasaran

Nusantara

YLKI Nilai Kebijakan Listrik Gratis Salah Sasaran

Proyek Infrastruktur Pemerintah Tetap Jalan
Proyek Infrastruktur Pemerintah Tetap Jalan

Nusantara

Proyek Infrastruktur Pemerintah Tetap Jalan

30 Ribu Napi Dibebaskan, Negara Hemat Rp260 Miliar
30 Ribu Napi Dibebaskan, Negara Hemat Rp260 Miliar

Nusantara

30 Ribu Napi Dibebaskan, Negara Hemat Rp260 Miliar

Komentar