Remahan.com

Mengenal Istilah Rumah Sakit, Dari Kelas A Hingga D

REMAHAN.com - Saat membutuhkan pengobatan atau penanganan penyakit, warga pasti akan segera meluncur ke rumah sakit. Baik yang disediakan oleh pemerintah, maupun dimiliki dan dikelola oleh swasta.

Jika diperhatikan, cukup banyak tersedia rumah sakit di kota-kota besar. Namun, yang mungkin belum banyak diketahui orang adalah masing-masing memiliki tingkatan atau kelas.

Berdasarkan informasi dari Kementerian Kesehatan, dikutip Sabtu 16 November 2019, setiap rumah sakit yang ada di Indonesia secara umum dibagi menjadi empat kelas, mulai dari Kelas A hingga Kelas D.

Kelas A mampu memberikan pelayanan kedokteran spesialis dan subspesialis luas oleh pemerintah. Rumah sakit tipe ini menjadi rujukan tertinggi dari pasien BPJS Kesehatan, dan izinnya diberikan langsung oleh pemerintah pusat.

Sementara itu, RS kelas B adalah rumah sakit yang memberikan pelayanan kedokteran medik spesialis luas dan subspesialis terbatas. Menjadi kewenangan pemerintah provinsi untuk memberikan izin pada rumah sakit ini.

Baca: LAM Riau Anugerahkan Gelar Adat Istimewa pada Arifin Achmad

Rumah sakit kelas C hanya bisa memberikan pelayanan kedokteran subspesialis terbatas, sedangkan Kelas D statusnya dalam tahap transisi, suatu saat akan ditingkatkan menjadi RS Kelas C. Yang berwenang memberikan izin adalah pemerintah kota atau kabupaten.

Sebagai informasi, setelah tiga tahun beroperasi, akhirnya RS Omni Hospitals Cikarang ditetapkan menjadi rumah sakit Kelas B. Untuk bisa mendapatkan itu, mereka telah melakukan penambahan fasilitas dan ahli kedokteran.

Rumah sakit ini dapat menangani berbagai macam gangguan jantung, seperti penyakit jantung koroner, aritmia, gagal jantung, gangguan pada katup jantung, kardiomiopati. Selain itu, juga bisa menangani gangguan aliran darah di otak dan tumor otak, joint replacement, cedera olahraga, batu ginjal, serta pembesaran prostat

“Fasilitas yang dimiliki antara lain CT scan 128 slices, Endoscopy, C-Arm, serta fasilitas pendukung lainnya seperti Treadmill, EKG, X-ray, USG, Bank Darah, IGD 24 jam, farmasi, EEG, Medical Check Up, dan Poli Executive,” ujar Direktur Rumah Sakit Omni Hospitals Cikarang, dr Rudy Susanto. Rm

98 0

Artikel Terkait

Pelalawan Raih WTP dari BPK RI untuk Kedelapan Kalinya
Pelalawan Raih WTP dari BPK RI untuk Kedelapan Kalinya

Nusantara

Pelalawan Raih WTP dari BPK RI untuk Kedelapan Kalinya

MPU Aceh Izinkan Warga Tarawih di Masjid
MPU Aceh Izinkan Warga Tarawih di Masjid

Nusantara

MPU Aceh Izinkan Warga Tarawih di Masjid

Langgar Perintah Presiden soal Lockdown, Wali Kota Sorong Siap Dipenjara
Langgar Perintah Presiden soal Lockdown, Wali Kota Sorong Siap Dipenjara

Nusantara

Langgar Perintah Presiden soal Lockdown, Wali Kota Sorong Siap Dipenjara

Artikel Lainnya

YLKI Nilai Kebijakan Listrik Gratis Salah Sasaran
YLKI Nilai Kebijakan Listrik Gratis Salah Sasaran

Nusantara

YLKI Nilai Kebijakan Listrik Gratis Salah Sasaran

Proyek Infrastruktur Pemerintah Tetap Jalan
Proyek Infrastruktur Pemerintah Tetap Jalan

Nusantara

Proyek Infrastruktur Pemerintah Tetap Jalan

30 Ribu Napi Dibebaskan, Negara Hemat Rp260 Miliar
30 Ribu Napi Dibebaskan, Negara Hemat Rp260 Miliar

Nusantara

30 Ribu Napi Dibebaskan, Negara Hemat Rp260 Miliar

Komentar