Remahan.com

Bentrok TNI dan Brimob di Maluku Berakhir Damai

REMAHAN.com - Kesalahpahaman berujung bentrok antara Kompi 3 Yon C Pelpor Brimob Polda Maluku dengan personel TNI 743/SNS Saumlaki disebabkan adanya teguran dari personel Brimob yang tengah melakukan patroli dan pengaturan Lalu Lintas di perempatan perbelanjaan satos.

Bentrokan pecah pada Jumat (20/12) sekitar pukul 19.00 malam waktu setempat. Saat itu, ada seorang yang mengendarai motor tidak mengenakan helm ditegur oleh unit patroli Kompi 3 Yon C Pelopor Brimob.

Setelah ditegur ternyata terjadi pertengkaran mulut hingga terjadi penamparan oleh Bharatu Marselinus terhadap pengendara motor tersebut yang ternyata anggota Kompi 734 SNS Saumlaki bernama Prada Palisoa.

Pada saat yang sama ada beberapa anggota Kompi 734 Saumlaki di sekitar Pasar Santos. Ketika melihat kejadian tersebut, terjadilah perkelahian di tempat kejadian perkara (TKP). Saat melihat salah seorang anggota Kompi 734 mencabut sangkur, Bharatu Marselinus Laikier anggota Brimob melepaskan tembakan dengan peluru hampa.

Baca: LAM Riau Anugerahkan Gelar Adat Istimewa pada Arifin Achmad

Satu jam kemudian, sekitar pukul 20.45 WIT 40 personel Kompi 734 Saumlaki mendatangi TKP dan melakukan penyerangan. Akibat kejadian tersebut terdapat 4 anggota Polri yang mengalami luka lecet.

Kapolda Maluku Irjen Royke Lumowa seperti dimuat Rmol.id menyampaikan, peristiwa bentrok ini telah berakhir damai.

“Keduanya telah mengakui kesalahan masing-masing,” kata Royke saat dikonfirmasi, Sabtu (21/12). Rm

155 0

Artikel Terkait

Pelalawan Raih WTP dari BPK RI untuk Kedelapan Kalinya
Pelalawan Raih WTP dari BPK RI untuk Kedelapan Kalinya

Nusantara

Pelalawan Raih WTP dari BPK RI untuk Kedelapan Kalinya

MPU Aceh Izinkan Warga Tarawih di Masjid
MPU Aceh Izinkan Warga Tarawih di Masjid

Nusantara

MPU Aceh Izinkan Warga Tarawih di Masjid

Langgar Perintah Presiden soal Lockdown, Wali Kota Sorong Siap Dipenjara
Langgar Perintah Presiden soal Lockdown, Wali Kota Sorong Siap Dipenjara

Nusantara

Langgar Perintah Presiden soal Lockdown, Wali Kota Sorong Siap Dipenjara

Artikel Lainnya

YLKI Nilai Kebijakan Listrik Gratis Salah Sasaran
YLKI Nilai Kebijakan Listrik Gratis Salah Sasaran

Nusantara

YLKI Nilai Kebijakan Listrik Gratis Salah Sasaran

Proyek Infrastruktur Pemerintah Tetap Jalan
Proyek Infrastruktur Pemerintah Tetap Jalan

Nusantara

Proyek Infrastruktur Pemerintah Tetap Jalan

30 Ribu Napi Dibebaskan, Negara Hemat Rp260 Miliar
30 Ribu Napi Dibebaskan, Negara Hemat Rp260 Miliar

Nusantara

30 Ribu Napi Dibebaskan, Negara Hemat Rp260 Miliar

Komentar