Remahan.com

BEM Unri Taja Talkshow Kupas Tuntas Karhutla Riau

REMAHAN.com - Melalui Kementerian Lingkungan Hidup, Dalam rangkaian UNRI EXPO 2019 juga digelar talkshow lingkungan, Kamis (5/12) bertempat di lantai 4 rektorat Unri.

Mengusung tema, "Karlahut Riau : Siapakah Dalangnya?", BEM UNRI hadirkan pembicara diantaranya, Irjen. Pol. Agung Setya Imam Effendi selaku Kapolda Riau, Sailal Arimi. SE dari Forest Protection and Conservation Manager salah satu korporasi, Fandi Rahman, Deputi WALHI Riau, Prof. Dr. Ir. H. Aras Mulyadi, DEA, Rektor Universitas Riau, Syafrul Ardi, Presiden Mahasiswa Unri.

Diketahui, kebakaran hutan dan lahan sudah menjadi musim tahunan bagi masyarakat Riau. Hal ini juga senada disampaikan oleh Kapolda Riau. Ia memperlihatkan titik hotspot kebakaran yang mencapai 2000 lebih selama setahun.

"Kita sudah bicara tentang kebakaran dan kita tidak lagi berbicara ketika api sudah menyala, baru bicara tentang kebakaran. Itu kebodohan menurut saya. Saya tidak mau berputar pada kebodohan. Saya ingin objektif melihat permasalahan. Bahwasanya, tahun 2020 harus kita tangani. Tidak ada titik api yang tidak bisa ditangani. Hal yang perlu dipersiapkan, yaitu esensi dari penanganan kebakaran." jelas Kapolda dalam materinya.

Ia juga memperlihatkan data-data terkait kasus penegakan hukum, bahkan sudah mencapai 271 kasus yang telah diterima oleh Kejaksaan Tinggi Pekanbaru.

Baca: LAM Riau Anugerahkan Gelar Adat Istimewa pada Arifin Achmad

Kemudian perwakilan Forest Protection and Conservation menjelaskan bahwa mereka melakukan strategi cara untuk tidak terjadi kebakaran.

"Harus 'think out of box'. "Think out of box. Artinya, berpikiran di luar kotak. Kami mencoba untuk tidak terjadi kebakaran. Kita akan berikan reward apabila lahan yang tidak terbakar," ujarnya.

"Ada juga desa yang tidak terbakar. Di sana kami beri peluang. Tahun 2015, kami membentuk Desa Bebas Api. Kami juga membuatkan departemen khusus dalam melakukan pencegahan kebakaran. Nah, caranya dengan memberikan reward tadi. Lalu, rekrut 1 orang masyarakat desa untuk memberikan info, agar mencegah kebakaran pada masyarakat." tambahnya.

Sedangkan untuk solusi masyarakat yang ingin membuka lahan, korporasi memberikan bantuan penyediaan. Kegiatan ini dijelaskan korporasi sudah berkolaborasi dengan dinas kehutanan. "Harapannya, bagaimana 2030 tidak ada lagi pelaku pembakaran (?)"

Sementara itu Rektor UNRI mengatakan bahwa kebakaran hutan dan lahan Riau menjadi dominan karena adanya beberapa kompenen yang mempengaruhi, seperti 97 % lahan Riau meru tanah gambut.

Baca: Pelalawan Raih WTP dari BPK RI untuk Kedelapan Kalinya

"Tahun 1997 dan 1998 pembukaan lahan sudah mulai aktif dilakukan. Oleh karenanya, UNRI saat ini sudah memasukkan kurikulum tentang lingkungan dan konservasi bagi setiap yang punya. Setelahnya, Walhi Riau lebih menjelaskan hakekat media di tangan pemuda hari ini. Memberikan motivasi untuk terlibat aktof terhadap lingkungan," katanya.

Sedangkan Syafrul menjelaskan bahwa permasalahan karhutla ini merupakan hasil dari gabungan permasalahaan sebelumnya.

"Mulai dari 2015, kita mulai aktif berkomunikasi dengan komunitas ataupun lembaga yang bergerak tentang lingkungan. Awal 2015, korporasi sudah dilaporkan bahkan sudah di SP3, namun ternyata kami memandang dan hasil banyak kajian yang kami lakukan, yakni kurangnya penegakan hukum. Kalau tegas dan adil, sebenarnya masalah kebakaran akan berkurang. Justru, faktanya tahun 2015-2019 meningkat. "jelas Syafrul. Rls/Rm

133 0

Artikel Terkait

MPU Aceh Izinkan Warga Tarawih di Masjid
MPU Aceh Izinkan Warga Tarawih di Masjid

Nusantara

MPU Aceh Izinkan Warga Tarawih di Masjid

Langgar Perintah Presiden soal Lockdown, Wali Kota Sorong Siap Dipenjara
Langgar Perintah Presiden soal Lockdown, Wali Kota Sorong Siap Dipenjara

Nusantara

Langgar Perintah Presiden soal Lockdown, Wali Kota Sorong Siap Dipenjara

YLKI Nilai Kebijakan Listrik Gratis Salah Sasaran
YLKI Nilai Kebijakan Listrik Gratis Salah Sasaran

Nusantara

YLKI Nilai Kebijakan Listrik Gratis Salah Sasaran

Artikel Lainnya

Proyek Infrastruktur Pemerintah Tetap Jalan
Proyek Infrastruktur Pemerintah Tetap Jalan

Nusantara

Proyek Infrastruktur Pemerintah Tetap Jalan

30 Ribu Napi Dibebaskan, Negara Hemat Rp260 Miliar
30 Ribu Napi Dibebaskan, Negara Hemat Rp260 Miliar

Nusantara

30 Ribu Napi Dibebaskan, Negara Hemat Rp260 Miliar

Takut Terpapar Corona, 40 Tenaga Medis di RSUD Ini Mengundurkan Diri
Takut Terpapar Corona, 40 Tenaga Medis di RSUD Ini Mengundurkan Diri

Nusantara

Takut Terpapar Corona, 40 Tenaga Medis di RSUD Ini Mengundurkan Diri

Komentar