Remahan.com

YLKI Nilai Kebijakan Listrik Gratis Salah Sasaran

REMAHAN.com - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengapresiasi langkah pemerintah menggratiskan listrik 450 VA dan memberikan diskon listrik sebesar 50 persen pada pelanggan 900 VA.

Namun, ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi menyatakan kebijakan itu salah sasaran. Jika pertimbangan kebijakan ini untuk meminimalisir dampak Corona terhadap ekonomi, maka masyarakat perkotaan yang dinilai lebih layak mendapat penggratisan listrik.

"Faktanya merekalah yang terdampak langsung karena tidak bisa bekerja atau aktivitas ekonominya berhenti (misalnya UMKM), karena mayoritas bekerja dari rumah," ujar Tulus dalam pernyataannya, Kamis (2/4/2020).

Tulus melanjutkan, sejatinya yang sangat membutuhkan kompensasi dan dispensasi adalah kelompok konsumen listrik yang ada perkotaan dan tidak hanya kelompok 900 VA saja namun juga 1300 VA.

Baca: MPU Aceh Izinkan Warga Tarawih di Masjid

"Apalagi banyak masyarakat perkotaan yang kena PHK, potong gaji, karena perusahaannya bangkrut. Dan faktanya, masyarakat pedesaan masih bisa bekerja seperti biasa karena tidak terdampak Corona secara langsung, apalagi jika tidak masuk zona merah," tuturnya.

Oleh karenanya, YLKI meminta agar pemerintah merevisi kebijakan tersebut, dengan tidak menggratiskan pelanggan 450 VA namun cukup memberi diskon saja sebesar 50 persen. Sisanya, 50 persen lagi dapat diberikan pada golongan 1300 VA yang khususnya tinggal di perkotaan.

"YLKI meminta pemerintah merevisi kebijakan tersebut, dengan memberi kompensasi pengguna listrik 1300 VA yang tinggal di perkotaan yang terdampak langsung Covid-19," tutupnya. Rm

124 0

Artikel Terkait

Langgar Perintah Presiden soal Lockdown, Wali Kota Sorong Siap Dipenjara
Langgar Perintah Presiden soal Lockdown, Wali Kota Sorong Siap Dipenjara

Nusantara

Langgar Perintah Presiden soal Lockdown, Wali Kota Sorong Siap Dipenjara

Proyek Infrastruktur Pemerintah Tetap Jalan
Proyek Infrastruktur Pemerintah Tetap Jalan

Nusantara

Proyek Infrastruktur Pemerintah Tetap Jalan

30 Ribu Napi Dibebaskan, Negara Hemat Rp260 Miliar
30 Ribu Napi Dibebaskan, Negara Hemat Rp260 Miliar

Nusantara

30 Ribu Napi Dibebaskan, Negara Hemat Rp260 Miliar

Artikel Lainnya

Takut Terpapar Corona, 40 Tenaga Medis di RSUD Ini Mengundurkan Diri
Takut Terpapar Corona, 40 Tenaga Medis di RSUD Ini Mengundurkan Diri

Nusantara

Takut Terpapar Corona, 40 Tenaga Medis di RSUD Ini Mengundurkan Diri

BUMN Buka Lowongan Kerja untuk Sarjana Semua Jurusan, Berikut Syaratnya
BUMN Buka Lowongan Kerja untuk Sarjana Semua Jurusan, Berikut Syaratnya

Nusantara

BUMN Buka Lowongan Kerja untuk Sarjana Semua Jurusan, Berikut Syaratnya

Akhirnya Kasus Corona Ditemukan di Indonesia
Akhirnya Kasus Corona Ditemukan di Indonesia

Nusantara

Akhirnya Kasus Corona Ditemukan di Indonesia

Komentar