Remahan.com

Pelalawan Raih WTP dari BPK RI untuk Kedelapan Kalinya

Saat penyerahan domumen penilaian

REMAHAN.com - Pemerintah Kabupaten Pelalawan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia untuk kedelapan kalinya secara berturut-turut.

WTP yang diraih secara berturut-turut selama kepemimpinan Bupati Pelalawan, HM Harris ini berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) keuangan daerah Kabupaten Pelalawan tahun 2019.

"Alahamdulillah, Pelalawan dapat WTP lagi. Ini untuk kedelapan kalinya," kata Kepala Badan Pengelola Keungan dan Aset Daerah (BPKAD) Pelalawan, Devitson Saharuddin SH, Selasa 30 Juni 2020.

Sambung dia, WTP diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK - RI) Perwakilan Riau belum lama ini tanpa ada catatan dari BPK-RI. Dan jelasnya, pengelolaan keuangan dan aset selama tahun 2019 di Kabupaten Pelalawan dinilai baik oleh BPK.

"Predikat WTP diserahlan oleh Kepala BPK Perwakilan Riau, yang diterima langsung Bupati Pelalawan dengan didampingi Ketua DPRD Pelalawan, Adi Sukemi di gedung BPK Pekanbaru," ujar Devitson. ***(Adv/Pelalawan).

118 0

Artikel Terkait

LAM Riau Anugerahkan Gelar Adat Istimewa pada Arifin Achmad
LAM Riau Anugerahkan Gelar Adat Istimewa pada Arifin Achmad

Nusantara

LAM Riau Anugerahkan Gelar Adat Istimewa pada Arifin Achmad

MPU Aceh Izinkan Warga Tarawih di Masjid
MPU Aceh Izinkan Warga Tarawih di Masjid

Nusantara

MPU Aceh Izinkan Warga Tarawih di Masjid

Langgar Perintah Presiden soal Lockdown, Wali Kota Sorong Siap Dipenjara
Langgar Perintah Presiden soal Lockdown, Wali Kota Sorong Siap Dipenjara

Nusantara

Langgar Perintah Presiden soal Lockdown, Wali Kota Sorong Siap Dipenjara

Artikel Lainnya

YLKI Nilai Kebijakan Listrik Gratis Salah Sasaran
YLKI Nilai Kebijakan Listrik Gratis Salah Sasaran

Nusantara

YLKI Nilai Kebijakan Listrik Gratis Salah Sasaran

Proyek Infrastruktur Pemerintah Tetap Jalan
Proyek Infrastruktur Pemerintah Tetap Jalan

Nusantara

Proyek Infrastruktur Pemerintah Tetap Jalan

30 Ribu Napi Dibebaskan, Negara Hemat Rp260 Miliar
30 Ribu Napi Dibebaskan, Negara Hemat Rp260 Miliar

Nusantara

30 Ribu Napi Dibebaskan, Negara Hemat Rp260 Miliar

Komentar